Pemdampingan Ibu Hamil Tentang Edukasi Gizi dan Kesehatan
- Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Ketua TP-PKK Desa Terjun Langsung Pimpin Edukasi Gizi di Posyandu
- Donggulu Selatan
– Dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Donggulu Selatan menggelar kegiatan pendampingan edukasi gizi dan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Posyandu
Donggulu Selatan
ini dipimpin langsung oleh Ibu Hernayanti selaku Ketua TP-PKK Desa, Selasa 17 Maret 2026
- Kehadiran Ibu Hernayanti di tengah-tengah kader Posyandu dan para ibu balita menjadi suntikan semangat tersendiri. Tidak hanya memantau jalannya penimbangan dan pengukuran tinggi badan anak, beliau juga aktif memberikan penyuluhan door-to-door dan kelompok mengenai pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
- Mengoptimalkan Peran Kader sebagai Ujung Tombak
- Dalam arahannya, Ibu Hernayanti menekankan bahwa kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa. Oleh karena itu, pendampingan ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pengetahuan para kader agar mampu menyampaikan informasi kesehatan secara tepat dan persuasif kepada masyarakat.
- "Kader Posyandu harus jeli melihat perkembangan anak-anak kita di desa. Jika ada indikasi berat badan yang tidak naik atau kurang gizi, edukasi kepada orang tua harus segera dilakukan. Kita ingin memastikan tidak ada anak di desa kita yang kekurangan gizi," ujar Ibu Hernayanti di sela-sela kegiatan.
- Fokus Edukasi: Isi Piringku dan Sanitasi
- Pada kegiatan kali ini, fokus edukasi yang diberikan oleh Ibu Hernayanti bersama para kader meliputi:
Penerapan Konsep "Isi Piringku": Menjelaskan porsi makan yang seimbang antara karbohidrat, protein (terutama protein hewani untuk mencegah stunting), sayur, dan buah.
Pemberian ASI Eksklusif dan MPASI Berkualitas: Mengedukasi ibu menyusui mengenai pentingnya ASI eksklusif hingga usia 6 bulan dan transisi ke makanan pendamping yang bergizi.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Mengingatkan pentingnya cuci tangan pakai sabun dan menjaga kebersihan lingkungan rumah untuk mencegah penyakit infeksi seperti diare yang dapat mengganggu penyerapan gizi anak.